Skip to main content

Tatacara Mendaftar Haji

Cara Mendaftar Haji

Guys, penasaran kan gmn tatacara mendaftar haji?

Oke, kesempatan kali ini saya akan membahasnya.

Tgl 2 Februari 2017 Alhamdulillah saya sudah merealisasikan cita-cita. Seneng bgt rasanya beberapa target terpenuhi sedikit demi sedikit.

Saat itu saya mendaftar bersama kedua kakak saya beserta istrinya. Tak apalah saya sendiri. Hihihi

Pertanyaan yg sering muncul di benak saya, "apa saja ya syaratnya? Rutenya bagaimana? Harus buka rekening pada bank apa? Harus cek Kesehatan kah? Foto ukuran brp? Berapa banyak foto yg harus dikumpulkan? Berkas apa yg dikumpulkan?, bla bla bla banyak sekali pertanyaan saya saat itu."

Nah, jangan khawatir guys. Saya beserta keluarga mendaftar di Kemenag Kabupaten Grobogan. Ternyata disana sudah terfasilitasi semua. Dari Bank BRI Syariah, Photo, serta fasilitas cek kesehatan sudah ada.

Tahap awal, kita ke Bank Syariah dulu untuk membuka rekening haji. Pilihan pembukaan rekening terserah kita. Yang terpenting adalah bank syariah yg memfasilitasi pendaftaran calon jamaah haji.

Saya sendiri memilih bank BRI Syariah, dg alasan di Kemenag Purwodadi Grobogan sudah terfasilitasi, jd gag perlu jalan jauh-jauh mencari bank syariah lain. Sayarat membuka rekening adalah, bawa identitas asli KTP beserta fotocopy, NPWP beserta fotocopy (jika ada), KK beserta fotocopy. Masing-masing dua lembar.

Awal pembukaan rekening, kita menyetorkan biaya sebesar Rp 25.500.000,-
Dimana Rp 25.000.000,- masuk ke Kemenag, dan Rp 500.000,- masuk di rekening tabungan syariah kita masing2.

Setelah itu, kita menuju ke lantai 2 dan masuk ke ruang pendaftaran haji. Disana kita ditanya2 mengenai kecocokan data kita mulai dari ciri2 fisik mata, type rambut, bentuk hidung, dll. Selain itu mengenai sidik jari kita, photo secara online, hingga selesai oleh petugas pendaftaran haji yg bertugas.

Beberapa tahap sudah terlampaui, kita menunggu hasil print out oleh petugas.

Akhirnya selesai juga. . .
Alhamdulillah.
Taraaaa. . . Taraaa. . .



Comments

Popular posts from this blog

SEJARAH MIE TEK TEK INSTANT

Mie Tek Tek orang menyebutnya, merupakan makanan khas dari Godong, Grobogan, Jawa Tengah. Terdapat salah satu Desa di Kecamatan Godong, yang mayoritas Kepala Keluarganya bekerja sebagai penjual Mie Tek-Tek. Biasanya pedagang menjualnya keliling, dan dipanggul atau dipikul di atas bahu. Makanan ini mempunyai ciri khas tersendiri dalam pengolahannya, yaitu dengan dimasak menggunakan arang kayu. Selain itu terdapatnya sayur kubis, dan toping di atasnya yaitu sate ayam ataupun sate bebek maupun sate entok. Mie Tek-Tek kini sudah terkenal diberbagai daerah. Banyak pedagang yang merantau ke Semarang, Jakarta, serta kota-kota besar lainnya untuk mencari nafkah dengan berjualan makanan khas Godong, Kab. Grobogan, Jawa Tengah ini. Kini sejak 16 November 2017 terdapatlah inovasi terkait makanan khas nusantara ini, yaitu Mie Tek-Tek Instant. Produk yang dihasilkannya mengangkat tema *Healty Food*.  Healty Food itu sendiri merupakan produk mie instant asli makanan khas daerah atau nusantar...
Inspirasi pagi Sebuah sumur bila di timba airnya setiap hari tidak akan pernah kering, terus ada air di dalam nya.. Anehnya kalau dalam satu hari saja airnya  tidak di timba, ketinggian air yang ada di dalam sumur itu tidak meningkat.. Tetap saja seperti semula.. Inilah hukum alam.. Di mana di dalam alam terdapat misteri yang bertujuan untuk selalu memberi & keseimbangan.. Sesungguhnya kehidupan kita juga sama & serupa dengan sumur ini.. Pada umumnya orang berpikir bahwa jika kita memberi apa yang kita miliki pasti akan berkurang dari apa yang di miliki semula.. Tapi kalau kita mau belajar dari sumur ini, semakin banyak memberi akan semakin banyak air yang mengalir kepadanya.. Dalam hal memberi tidak harus dalam bentuk uang atau materi.. Kita bisa memberi dalam bentuk apa saja yang kita miliki.. Saat kita mengajarkan & memberi ilmu, maka dengan sendirinya kemampuan kita akan semakin meningkat.. Yang perlu diperhatikan adalah jangan memberi karena te...

Tidak punya CC (Kartu Kredit)??? Tenang, masih ada VCN

Tidak punya CC (Kartu Kredit)??? Tenang, masih ada VCN Pada zaman globalisasi ini menuntut kita semua untuk lebih canggih, khususnya dalam bidang IT. T eknologi internet semakin mudah dan murah, pertumbuhan bisnis online semakin meningkat. Dalam hal pembayaran transaksi barang dan jasa secara online tersebut, kita sudah sangat dimudahkan. Berbagai Bank Nasional sangat mengerti kebutuhan nasabahnya dengan  fasilitas kartu kredit dan debit online. Selain itu banyaknya jasa pembayaran online lain seperti  paypal  , google wallet, venmo dan sejenisnya serta sistem pembayaran manual seperti transfer. Salah satu fasilitas yang memudahkan dalam bertransaksi secara online disediakan oleh salah satu Bank milik BUMN, yaitu Bank Tabungan Negara atau yang kita kenal dengan BNI. Bagi Sobat yang tidak punya atau memang tidak mau punya kartu kredit, masih bisa bertransaksi online dengan menggunakan fasilitas Debit Online BNI menggunakan (VCN)  Virtual Card Number. Apak...