Skip to main content

Cara Mengurus Perizinan P-IRT


LANGKAH PENGURUSAN PIRT


P-IRT singkatan dari Pangan Industri Rumah Tangga. Dapat disebutkan P-IRT adalah sertifikat pangan untuk produsen pangan (makanan serta minuman) yang dibuat oleh industri sekala rumah tangga, yakni perusahaan pangan yang mempunyai area usaha di hunian dengan peralatan pengolahan pangan manual sampai semi otomatis. Sertifikasi P-IRT harus dimiliki oleh penduduk yang menggerakkan industri makanan serta minuman sekala rumah tangga. Memiliki sertifikat P-IRT maka industri makanan serta minuman kita dapat lebih diterima oleh retail–retail besar, seperti mall, supermarket serta agen grosir. Cara mendapatkan P-IRT, yang harus kita lakukan:

1.    Datang ke Dinas Kesahatan Kabupaten setempat, dan membawa produk sample kita. Kemudian kita ajukan untuk pemeriksaan laborat terkait kandungan borax, formalin, benzoate, dan jamur.
2.   Setelah hasil laborat selesai, selanjutnya akan dihubungi oleh Dinkes dan kita mengambil hasil laborat tersebut. Jika hasilnya bagus dan sesuai dengan kriteria Dinkes, maka kita ke tahap selanjutnya.
3.   Menyodorkan hasil laborat ke bagian pengurusan P-IRT. Nah disana kita diminta untuk melengkapi persyaratan sarana dan prasarana yang harus dipenuhi, yaitu:
a.    Perlengkapan kerja (tutup kepala, celemek, sarung tangan, dan masker).
b.   Alat pemadam kebakaran ringan
c.    Tempat sampah injak tertutup.
d.   Kotak P3K
e.   Buku Administrasi
4.   Selanjutnya pihak Dinas Kesehatan menghubungi kita dan memberikan jadwal kapan akan dilakukan peninjauan tempat produksi atau pengolahan produk kita.
5.   Setelah pihak Dinkes datang ke tempat kita, dan mengecek semua kelengkapan kita, hingga dilakukan evaluasi terkait kekurangan kita.
6.   Langkah berikutnya kita melengkapi kekurangan kita hingga sesuai standar Dinkes.
7.   Kita sodorkan kembali keengkapan kita ke Dinkes bagian PIRT, dan ketika semua kriteria sudah terpenuhi maka PIRT kita dikeluarkan.

Puji syukur akhirnya izin kita sudah keluar, dan produk kita lancar beredar secara luas.





Comments

Popular posts from this blog

SEJARAH MIE TEK TEK INSTANT

Mie Tek Tek orang menyebutnya, merupakan makanan khas dari Godong, Grobogan, Jawa Tengah. Terdapat salah satu Desa di Kecamatan Godong, yang mayoritas Kepala Keluarganya bekerja sebagai penjual Mie Tek-Tek. Biasanya pedagang menjualnya keliling, dan dipanggul atau dipikul di atas bahu. Makanan ini mempunyai ciri khas tersendiri dalam pengolahannya, yaitu dengan dimasak menggunakan arang kayu. Selain itu terdapatnya sayur kubis, dan toping di atasnya yaitu sate ayam ataupun sate bebek maupun sate entok. Mie Tek-Tek kini sudah terkenal diberbagai daerah. Banyak pedagang yang merantau ke Semarang, Jakarta, serta kota-kota besar lainnya untuk mencari nafkah dengan berjualan makanan khas Godong, Kab. Grobogan, Jawa Tengah ini. Kini sejak 16 November 2017 terdapatlah inovasi terkait makanan khas nusantara ini, yaitu Mie Tek-Tek Instant. Produk yang dihasilkannya mengangkat tema *Healty Food*.  Healty Food itu sendiri merupakan produk mie instant asli makanan khas daerah atau nusantar...
Inspirasi pagi Sebuah sumur bila di timba airnya setiap hari tidak akan pernah kering, terus ada air di dalam nya.. Anehnya kalau dalam satu hari saja airnya  tidak di timba, ketinggian air yang ada di dalam sumur itu tidak meningkat.. Tetap saja seperti semula.. Inilah hukum alam.. Di mana di dalam alam terdapat misteri yang bertujuan untuk selalu memberi & keseimbangan.. Sesungguhnya kehidupan kita juga sama & serupa dengan sumur ini.. Pada umumnya orang berpikir bahwa jika kita memberi apa yang kita miliki pasti akan berkurang dari apa yang di miliki semula.. Tapi kalau kita mau belajar dari sumur ini, semakin banyak memberi akan semakin banyak air yang mengalir kepadanya.. Dalam hal memberi tidak harus dalam bentuk uang atau materi.. Kita bisa memberi dalam bentuk apa saja yang kita miliki.. Saat kita mengajarkan & memberi ilmu, maka dengan sendirinya kemampuan kita akan semakin meningkat.. Yang perlu diperhatikan adalah jangan memberi karena te...

Tidak punya CC (Kartu Kredit)??? Tenang, masih ada VCN

Tidak punya CC (Kartu Kredit)??? Tenang, masih ada VCN Pada zaman globalisasi ini menuntut kita semua untuk lebih canggih, khususnya dalam bidang IT. T eknologi internet semakin mudah dan murah, pertumbuhan bisnis online semakin meningkat. Dalam hal pembayaran transaksi barang dan jasa secara online tersebut, kita sudah sangat dimudahkan. Berbagai Bank Nasional sangat mengerti kebutuhan nasabahnya dengan  fasilitas kartu kredit dan debit online. Selain itu banyaknya jasa pembayaran online lain seperti  paypal  , google wallet, venmo dan sejenisnya serta sistem pembayaran manual seperti transfer. Salah satu fasilitas yang memudahkan dalam bertransaksi secara online disediakan oleh salah satu Bank milik BUMN, yaitu Bank Tabungan Negara atau yang kita kenal dengan BNI. Bagi Sobat yang tidak punya atau memang tidak mau punya kartu kredit, masih bisa bertransaksi online dengan menggunakan fasilitas Debit Online BNI menggunakan (VCN)  Virtual Card Number. Apak...